Kesalahan Umum Penerjemahan Bahasa Indonesia

Berikut ini berbagai kesalahan yang rutin saya jumpai sewaktu mengedit dokumen, terkadang saya melampirkannya untuk klien dan mengedit dengan menandai B3, D1, dan seterusnya.

A. Makna

1. Ada unit teks yang tidak diterjemahkan.
Unit teks: kata/frasa/penggalan kalimat/satu halaman
2. Hasil terjemahan bermakna ambigu.
3. Ada penambahan unit teks di hasil terjemahan yang tidak bersumbangsih dalam menjadikannya terjemahan yang lebih baik.
4. Makna meleset jauh dari yang dimaksud, dikarang-karang sendiri.

B. Tata Bahasa
1. Harus ada koma sebelum ‘dan’ atau ‘atau’ untuk perincian 3 buah atau lebih.
2. Tata bahasa asing digunakan dalam terjemahan.
3. Salah menggunakan kata depan di, seharusnya awalan di-, atau sebaliknya.

C. Tanda Baca dan Ejaan
1. Salah ejaan (contoh: resiko, antri, ijin)
2. Salah memakai huruf kapital (contoh: peran Ibu rumah tangga, ibu Rita, negara indonesia).
3. 2 huruf kapital berurutan (contoh: ANda).
4. Lupa menaruh titik dan koma di tempat yang semestinya.

D. Peristilahan
1. Tidak mematuhi glosarium yang disediakan klien.
2. Tidak menulis nama produk klien dengan contoh penulisan yang diisyaratkan.
3. Untuk non-dokumen, diksi yang dipakai terlalu kaku dan tidak variatif.

E. Kepatuhan
1. Tidak mematuhi pedoman gaya penulisan yang disediakan klien, sebaiknya sertakan bagian mana yang dilanggar.
2. Tidak mematuhi instruksi yang disediakan klien atau kesepakatan yang dijabarkan dalam komunikasi yang terdokumentasi.

F. Lain-lain
1. Berlebihan memakai kata “Anda” sebagai substitusi penggunaan “your” yang tercermin di struktur bahasa Inggris
2. Penggunaan kata-kata yang sama untuk kata-kata yang berbeda di teks asal, terjemahan menjadi tidak luwes.
3. Untuk non-dokumen, bahasa yang dipakai tidak mengalir dan tidak natural.

Semoga bermanfaat, bila ada yang ingin ditambahkan atau dikoreksi silakan hubungi saya. Daftar ini bebas dipakai siapa saja, asal tidak diakui sebagai karya Anda. ;-)

One thought on “Kesalahan Umum Penerjemahan Bahasa Indonesia

  1. Pingback: 10 kiat mengasah kemampuan menerjemahkan | ivmint

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>